
Arut Selatan, Kalteng – Suasana antrean pengisian BBM di sebuah SPBU di Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, mendadak ricuh pada Kamis siang. Dua perempuan yang sedang mengantre terlibat pertengkaran hingga berujung saling cakar di tengah jalur antrean BBM subsidi.
Keributan tersebut sontak menarik perhatian warga dan para pengendara yang berada di lokasi. Banyak di antara mereka menghentikan kendaraan untuk melihat kejadian, sementara sebagian lainnya berupaya melerai agar situasi tidak semakin memanas.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, awalnya kedua perempuan itu hanya terlibat adu mulut. Namun, emosi yang tidak terkendali membuat cekcok tersebut berkembang menjadi aksi saling dorong hingga kontak fisik.
“Kami lihat awalnya hanya cekcok, lalu saling dorong sampai akhirnya cakar-cakaran. Soal penyebab pastinya kami kurang tahu,” ujar salah satu warga sekitar SPBU, Nardi, Kamis (25/6).
Ia menduga pertengkaran dipicu persoalan antrean BBM jenis Pertalite, mengingat kejadian berlangsung di tengah barisan kendaraan yang sedang menunggu giliran pengisian. Meski demikian, belum ada kepastian mengenai pemicu utama maupun pihak yang lebih dulu memulai keributan.
Akibat insiden tersebut, arus kendaraan di area SPBU sempat tersendat. Banyak pengendara memperlambat laju kendaraan karena penasaran dengan keributan yang terjadi di lokasi antrean.